Wednesday, December 7, 2016

Doa Anda Memiliki Pengaruh - 7 Desember 2016

December, 7th 2016





“[Tuhan] mendengar kita kapanpun kita meminta-Nya; dan karena kita tahu bahwa ini adalah benar, kita juga tahu bahwa Dia memberikan kita apa yang kita pinta dari Dia" (1 Yohanes 5:15, versi TEV).
whenever we ask him; and since we know this is true, we know also that he gives us what we ask from him” (1 John 5:15 TEV).
.
OLEH RICK WARREN — 7 DESEMBER 2016

Doa Anda Memiliki Pengaruh

“[Tuhan] mendengar kita kapanpun kita bertanya kepadaNya; dan karena kita tahu bahwa ini benar, kita juga  tahu bahwa Dia memberikan kita apa yang kita minta dari Dia" (1 Yohanes 5:15, versi TEV).
Apakah anda pernah membayangkan jika doa benar-benar mujarab? Anda sedang mendoakan suatu hal dan Setan membisikkan hal ini, "Aktivitas berdoa ini membuang-buang waktu saja. Lupakan saja! Siapa sih kamu itu? Sedang ngapain sih kamu itu? Tuhan tidak mendengarkan doamu. Jangan menyia-nyiakan waktumu."
Berdoa membuahkan hasil karena Tuhanlah yang memegang kendali. Dasar dari semua mukjizat adalah kedaulatan Tuhan. Mengapa Tuhan melakukan suatu mukjizat dan tidak melakukan jenis mukjizat lainnya? Karena Tuhan memegang kendali. Kita harus percaya akan kebijaksanaanNya dan kebaikanNya.




Tertulis dalam Efesus 3:20: "Tuhan... mampu melakukan jauh lebih besar dari apa yang kita akan berani minta atau bahkan mimpikan — jauh tak terhingga dibandingkan setiap doa, hasrat, pikiran atau harapan tertinggi kita" (versi TLB).
Doa dapat mewujudkan apapun yang Tuhan dapat lakukan. Sumber daya yang Tuhan miliki tersedia untuk anda. Dua puluh kali dalam Perjanjian Baru tertulis, "Mintalah." Sebuah hal yang membesarkan hati mengetahui bahwa hal-hal di luar kendali kita tidaklah di luar kendali Tuhan. Saya mungkin tidak dapat mengubah sebuah situasi, namun saya dapat berdoa, dan Tuhan dapat mengubahnya.
Saya tahu persis apa yang beberapa dari anda sedang pikirkan saat ini. "Jika saya dapat berdoa dan meminta Tuhan untuk mengubah banyak hal, dan jika Tuhan benar-benar memegang kendali terhadap semua hal, mengapa saya tidak mendapatkan semua yang saya doakan?" Pertanyaan bagus.
Berikut ini adalah tiga alasannya:
  • Tuhan bukanlah jin pengabul keinginan. Anda tidak semerta-merta berdoa dan mendapatkan apa anda inginkan. Jika misalnya setiap doa kita dijawab,kita akan menjadi anak-anak nakal yang manja. Apakah anda memberikan anak-anak anda semua yang mereka inginkan? Saya harap tidak. Anda tahu apa yang terbaik buat mereka. Anda dapat melihat gambaran besarnya atau perspektif lebih luasnya. Jika anda dapat melihat dengan perspektif yang lebih luas untuk kebaikan anak-anak anda, seberapa lebih besar atau luas gambaran yang Tuhan dapat lihat?
  • Kadangkala, orang-orang Kristen berdoa untuk kepentingan yang saling berlawanan. Jika dua orang Kristen berdoa agar tim yang didukung mereka masing-masing menang pada kompetisi Super Bowl, doa manakah yang akan Tuhan jawab? Tentu saja, Tuhan tidak dapat secara bersamaan menjawab setiap doa yang masuk. Namun, saya pikir alasan sebenarnya adalah sebagai berikut:
  • Tuhan tahu hal mana yang terbaik, dan anda tidak. Jika anda berpikir bahwa anda tahu mana yang terbaik, anda berarti sedang sangat pongah berasumsi. Firman Tuhan memberitahukan kita bahwa, "Kita yakin bahwa [Tuhan] mendengar doa-doa kita jika kita memintaNya permohonan apapun yang sesuai dengan kehendakNya" (1 Yohanes 5:14, versi TEV). Perhatikan frase "sesuai dengan kehendakNya". Sikap dari doa anda seharusnya: "Tuhan, ini adalah permohonan doaku, namun biarlah kehendakMu yang jadi." Itulah yang Yesus doakan di Lukas 22:42: "Bapa, jika Engkau berkehendak, lalukanlah cangkir ini dariku; namun bukanlah kehendakKu, namun kehendakMulah yang jadi" (versi NIV).

  • Diskusikan hal-hal berikut:
    • Mengapa konsep ini penting, bahwa Tuhan itu baik dan berdaulat?
    • "Berdoa dapat membuat Tuhan melakukan apapun yang Dia mampu lakukan". Bagaimana doa anda menggambarkan apa yang anda percaya mengenai kedaulatan Tuhan?
    • Bagaimana anda dapat menunjukkan Tuhan bahwa anda menginginkan serta mempercayai kehendakNya dan bukanlah hasrat anda pribadi?

    No comments:

    Post a Comment